7 Trik Menarik dalam Psikologi yang Bisa Anda Coba

Komentar · 51 Tampilan

Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku dan proses mental manusia. Psikologi memiliki banyak cabang dan aplikasi, salah satunya adalah psikologi sosial.

Psikologi sosial adalah ilmu yang mempelajari bagaimana manusia berinteraksi, berpikir, dan merasakan dalam konteks sosial. Dalam psikologi sosial, ada banyak fenomena, teori, dan prinsip yang menarik untuk diketahui dan dicoba. Beberapa di antaranya bahkan bisa membantu Anda dalam kehidupan sehari-hari, seperti berkomunikasi, bersosialisasi, mempengaruhi, dan membujuk orang lain. Berikut adalah 7 trik menarik dalam psikologi yang bisa Anda coba:

1. Efek Ben Franklin

Efek Ben Franklin adalah fenomena psikologis yang menyatakan bahwa jika Anda meminta bantuan atau jasa dari seseorang, maka orang tersebut akan lebih menyukai Anda daripada jika Anda memberikan bantuan atau jasa kepada orang tersebut. Hal ini karena orang yang memberikan bantuan atau jasa akan merasakan disonansi kognitif, yaitu ketidaksesuaian antara sikap dan perilaku. Untuk mengurangi disonansi kognitif, orang tersebut akan merubah sikapnya agar sesuai dengan perilakunya, yaitu dengan berpikir bahwa ia memberikan bantuan atau jasa karena ia menyukai Anda, bukan karena alasan lain.

Anda bisa mencoba trik ini untuk meningkatkan hubungan Anda dengan orang lain, terutama dengan orang yang belum terlalu dekat dengan Anda. Misalnya, Anda bisa meminta bantuan orang tersebut untuk mengerjakan tugas, meminjam buku, atau mengajari Anda sesuatu. Dengan begitu, Anda akan membuat orang tersebut merasa dihargai, diandalkan, dan bersimpati kepada Anda.

2. Efek Halo

Efek halo adalah fenomena psikologis yang menyatakan bahwa kesan pertama yang kita berikan kepada orang lain akan mempengaruhi bagaimana orang tersebut menilai aspek-aspek lain dari diri kita. Misalnya, jika kita berpenampilan menarik, maka orang lain akan cenderung menganggap kita juga pintar, ramah, dan kompeten. Sebaliknya, jika kita berpenampilan kurang menarik, maka orang lain akan cenderung menganggap kita juga bodoh, sombong, dan tidak berbakat.

Anda bisa mencoba trik ini untuk membuat kesan positif kepada orang lain, terutama saat pertama kali bertemu. Anda bisa memperhatikan penampilan Anda, seperti pakaian, rambut, dan aksesori. Anda juga bisa menunjukkan sikap yang baik, seperti tersenyum, menatap mata, dan mendengarkan dengan aktif. Dengan begitu, Anda akan membuat orang lain merasa nyaman, tertarik, dan terkesan dengan Anda.

3. Efek Pratfall

Efek pratfall adalah fenomena psikologis yang menyatakan bahwa jika kita menunjukkan kelemahan atau kesalahan yang tidak terlalu fatal, maka orang lain akan lebih menyukai kita daripada jika kita sempurna. Hal ini karena orang yang sempurna akan membuat orang lain merasa iri, minder, dan terintimidasi. Sebaliknya, orang yang memiliki kelemahan atau kesalahan akan membuat orang lain merasa lebih dekat, lebih manusiawi, dan lebih bisa dipercaya.

Anda bisa mencoba trik ini untuk menambah daya tarik Anda di mata orang lain, terutama dengan orang yang sudah mengenal Anda cukup baik. Anda bisa menunjukkan kelemahan atau kesalahan Anda yang tidak terlalu serius, seperti lupa, salah, atau jatuh. Anda juga bisa mengakui dan bercanda tentang kelemahan atau kesalahan Anda tersebut. Dengan begitu, Anda akan membuat orang lain merasa lebih simpati, lebih relatable, dan lebih suka kepada Anda.

4. Efek Dunning-Kruger

Efek Dunning-Kruger adalah fenomena psikologis yang menyatakan bahwa orang yang kurang berkompeten cenderung melebih-lebihkan kemampuan mereka, sedangkan orang yang sangat berkompeten cenderung merendah-rendahkan kemampuan mereka. Hal ini karena orang yang kurang berkompeten tidak menyadari batas-batas pengetahuan dan keterampilan mereka, sedangkan orang yang sangat berkompeten menyadari bahwa masih ada banyak hal yang belum mereka ketahui dan kuasai.

Anda bisa mencoba trik ini untuk mengukur tingkat kompetensi Anda dalam suatu bidang, terutama jika Anda merasa ragu atau bingung. Anda bisa meminta umpan balik dari orang lain yang lebih berpengalaman, objektif, dan jujur. Anda juga bisa membandingkan hasil kerja Anda dengan standar yang ada, seperti nilai, sertifikat, atau penghargaan. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang kemampuan Anda.

5. Efek Barnum

Efek Barnum adalah fenomena psikologis yang menyatakan bahwa orang cenderung percaya dengan pernyataan-pernyataan yang bersifat umum, samar, dan positif tentang diri mereka, seolah-olah pernyataan tersebut dibuat khusus untuk mereka. Hal ini karena orang memiliki kecenderungan untuk mengkonfirmasi keyakinan mereka sendiri, mencari makna yang sesuai dengan harapan mereka, dan mengabaikan informasi yang bertentangan dengan pandangan mereka.

Anda bisa mencoba trik ini untuk mempengaruhi atau membujuk orang lain, terutama dengan orang yang mudah percaya. Anda bisa memberikan pernyataan-pernyataan yang bersifat umum, samar, dan positif tentang diri mereka, seperti “Anda adalah orang yang cerdas, kreatif, dan berbakat”, atau “Anda memiliki potensi yang besar untuk sukses”. Dengan begitu, Anda akan membuat orang lain merasa senang, bangga, dan tergoda oleh pernyataan Anda.

6. Efek Pygmalion

Efek Pygmalion adalah fenomena psikologis yang menyatakan bahwa harapan yang kita miliki terhadap seseorang akan mempengaruhi perilaku dan kinerja orang tersebut. Misalnya, jika kita mengharapkan seseorang untuk berhasil, maka kita akan memberikan dukungan, motivasi, dan bimbingan yang lebih banyak kepada orang tersebut, sehingga orang tersebut akan berusaha lebih keras dan berhasil. Sebaliknya, jika kita mengharapkan seseorang untuk gagal, maka kita akan memberikan kritik, hambatan, dan tekanan yang lebih banyak kepada orang tersebut, sehingga orang tersebut akan berusaha lebih sedikit dan gagal.

Anda bisa mencoba trik ini untuk membantu orang lain mencapai tujuan mereka, terutama dengan orang yang Anda sayangi. Anda bisa memberikan harapan yang positif dan realistis kepada orang tersebut, seperti “Saya yakin Anda bisa lulus ujian ini”, atau “Saya percaya Anda bisa menyelesaikan proyek ini”. Anda juga bisa memberikan dukungan, motivasi, dan bimbingan yang sesuai kepada orang tersebut. Dengan begitu, Anda akan membuat orang tersebut merasa percaya diri, bersemangat, dan berprestasi.

7. Efek Zeigarnik

Efek Zeigarnik adalah fenomena psikologis yang menyatakan bahwa orang cenderung lebih mudah mengingat tugas-tugas yang belum selesai daripada tugas-tugas yang sudah selesai. Hal ini karena tugas-tugas yang belum selesai akan menimbulkan ketegangan psikologis yang memicu ingatan kita, sedangkan tugas-tugas yang sudah selesai akan menimbulkan rasa lega yang menghapus ingatan kita.

Anda bisa mencoba trik ini untuk meningkatkan produktivitas Anda dalam menyelesaikan tugas-tugas Anda, terutama jika Anda sering menunda-nunda. Anda bisa memulai tugas-tugas Anda dengan segera, meskipun hanya sebagian kecil. Anda juga bisa membuat daftar tugas-tugas Anda dan menandai yang sudah selesai. Dengan begitu, sehingga Anda akan lebih termotivasi untuk menyelesaikannya.

Itulah 7 trik menarik dalam psikologi yang bisa Anda coba. Semoga dengan mengetahui dan mencoba trik-trik ini, Anda bisa mendapatkan manfaat yang positif dalam kehidupan Anda. Namun, perlu diingat bahwa trik-trik ini bukanlah jaminan untuk sukses, melainkan hanya alat bantu yang bisa membantu Anda dalam berbagai situasi. Anda tetap perlu berusaha, belajar, dan berkembang untuk mencapai tujuan Anda. Selamat mencoba! ?

Komentar